Showing posts with label personal journal. Show all posts
Showing posts with label personal journal. Show all posts

Thursday, May 26, 2011

Am I HEARTLESS??

Kalau seseorang bertanya mengapa aku sebegitu kuat dan seperti tak memiliki perasaan? Lalu akan ku jawab, “bukannya aku tak punya hati, tapi hati ini memang sudah sedikit tak berfungsi…”
Kau tahu apa yg membuat orang menjadi besar dan kuat? Pengalaman. Ya pengalaman..
Let me tell you buddy.. Beberapa pengalaman buruk tentang persoalan hati mungkin sudah mengajari dan membuat saya jera untuk tidak banyak menggunakan hati dalam menghidupi hidup. Padahal, yang membedakan manusia satu dengan manusia yang lainnya adalah kualitas hatinya. Ah, memang musti hati2 tentang persoalan ‘hati’.

Aku juga baru sadar, kalau ternyata aku cukup gila dan tak berperasaan. Bagaimana mungkin? harusnya di ulu hati ini ada nyeri, ngilu, atau apalah segala macam bentuk sakit. Ah tapi rasanya hatiku tak berfungsi, mati rasa. Aku baru menyadari kalau otak ku sudah menguasai hati. Aku adalah bentuk manusia yang di kuasai oleh logika. Kepalaku adalah pengontrol dari semua bentuk aktifitas kerja hati. Dimana logika menguasai segalanya, dan tak pernah mempedulikan suara isi hati. Disfungsi hati. Ah, aku seperti bersaudara dengan setan saja. Ah, tapi aku masih manusia kan??

Monday, September 13, 2010

We meet again! Ayeeee...

Hei....!!
Halooo..
Hollaaa...

Bingung gw memulainya darimana. Sudah lama kita gak bercerita hai blog sayang... #Lebay.
Anyway.. setelah membungkam sekian lama gw memutuskan untuk aktif nulis lagi. Yah.. nulis disini, 'bout anything.. Adunno why my heart chosen you blog..!
I've spent too many time to waste, probably! Ah yes of course..

Masih dalam suasana lebaran yang lebay,, jujur sebenernya yg gw tunggu-tunggu dari lebaran ini cuma momen pembersihan dosanya. Feeling gw mengatakan Kiamat Sudah Dekat!! hahhaha.
Nothing was so special tentang lebaran yg tentunya sudah bisa di tebak. Makan-makanlah, sungkem2an lah, bagi2 angpao lah, apalah iyaalaaah gw bosaaan ah. :D
Cuma satu yg nyentrik dan mendadak seperti menikam gw abis2an di euforia lebaran kali ini. Beberapa sodara jauh melemparkan pertanyaan dahsyat yg dahsyatnya melebihi ledakan gas elpiji 3 kg. "Nax, mana pasangannya? kapan mau tunangan? Udah mau lulus kan?"
Oh my Goat, babi celeng serta sodara2nyaaa.. gw gak berpikir sama sekali mereka bakalan bertanya kek gitu ama gw.
Fiance? What does it means? i have never thought about that words, even.
Pacar? gw punya. Sayang ma dia? Tentunya iya.
But.. i never think i will spend my whole life with him as his wife. So far he is just a good boy as i dates him for more than two years. Yet however he is just a good boyfriend, not for being a leader in my household.
Now?
Gw dilema. Gak tau musti ngomong apa. Jalani aja. Ntah nanti gw mau hidup sama siapa..
ato mungkin saatnya gw mulai menjalani sesuatu sejenis Relationshit yg serius.. ah! gw sesak napas memikirkannya.

~tha-tha~
~smooch~

Monday, June 28, 2010

INSTAN = Mudah hilang

Hello bloggers.. i miss u bad.. sorry for being idle not to write any words.. sorry for my bad habit.
Yet i miss to write so bad.. desperately.. so mucchh... *sigh*
My finger is dancing happily, i am in da mood to write..
Oh la la!

ah! yang jelas pagi ini ada yang mengganjal. Hidup ini.. ah lagi-lagi tentang kehidupan yang selalu menyeruak dibenak saya.
Topik pagi ini adalaahh... teng jereteengg...
"secepat itukah rasa sayang muncul??" berawal dari smsan di selingi flirting, telpon pake pulsa gratisan, liat foto-foto keren di FB nya, status yang di update setiap hari. Lalu, kita bilang sayang sama dia cuma dalam kurun waktu gak lebih dari 2 minggu.
Haha.. ngakak saya kalo ada orang yang bilang gitu. Bullshit! ah Bullshit kamuu.. Bullshit = Tai Kebo.
Tau tai kebo? ya seperti kalian itu,, bilang sayang cuma ngeliat dari penampilan fisik, yang belum tentu secantik sifat dan hatinya.
Rasanya gak fair banget dibandingkan perjuangan seorang cowok yang memendam perasaannya sama seorang cewek yang sekelas dengannya selama 2 tahun. Pedekate di jalankan selama 6 bulan, dan si cowok baru menyimpulkan kalo dia sayang sama si cewek setelah perjuangan mengenal selama itu, dan pedekate serumit itu. Nice movie kan!
tapi sayangnya itu bukan movie.. itu kejadian yang sebenar-benarnya terjadi.. REAL!

Terus terang saya gak suka yang serba instan, jatuh cinta pun menurut saya gak boleh Instan! cinta gak se instan itu. Butuh ritual panjang, bukan seperti masak mie instan = Tinggal seduh, masukin bumbu, tiriskan, siap di sajikan.
eh men, perasaan gak kek gitu.. so Jangan cepat terlalu menyimpulkan dan mengatakan sama seseorang "kek nya guw sayang lo deh.." haha. BASIIII...

Tuesday, February 16, 2010

BooYa!

uh! it has been long time no leave any writings in this blog. I think i have no time and idea to write. Now you can say i am in the mood to write.
Well, where am i able to start from?
I just spend the valentine day at Banyuwangi, East Java with some couple of friends. We had a show on a small gig named Metal VS Pop gig. Anyway it was awesome. The gig totally made us sweaty, satisfied and amused. It was the most craziest gig i ever had.

uhm, i'm sick. I'm sick to write a thing.
well gud bye..

c ya with some photos on next posting.

XOXO

Wednesday, January 27, 2010

Menulis


Menulis adalah serangkaian kegiatan yang ku mulai dari berandai-andai, hayalan, sesuatu yang mainstream, pikiran selintas atau bahkan sebuah dendam masa lalu, :D lalu di lanjutkan dengan proses pendahuluan sebuah kalimat awal, berfikir ulang dan berulang-ulang; kadang juga mengalir apa adanya. Setelah tercipta serangkaian frase dan kalimat biasanya aku mulai merevisi. Aku adalah orang yang gemar merevisi, katakanlah aku perfeksionis. :D tidak ingin ada cacat sedikitpun. Ah tapi tetap saja manusia bernoda. :P Aku tidak sesempurna itu.
Menulis..
Adalah hal yang membingungkan bagiku. Harus menggunakan bahasa yang mana?
Ketika aku menulis dan menggunakan bahasa asing (bahasa inggris : english) maka hilanglah style dan gaya bahasa indonesiaku. Menyedihkan. Sebaliknya juga, menulis dalam bahasa indonesia secara terus menerus membuatku tidak berkembang (perkembangan bahasa inggrisku).

Menulis... yang ternyata baru saja ku sadari aku telah melakukannya sejak kecil, semenjak aku bisa menulis (kata ibuku). Masih ku ingat aku begitu gemar menulis diary (buku harian) dalam lembar-lembar terakhir buku tulisku, bahkan buku paket pelajaranku (semacam modul). Di sebabkan ibuku tak pernah mengijinkanku membeli buku harian (seperti orang dewasa saja katanya). Kadang aku harus merobek lembaran-lembaran buku tulis kakakku yang tidak di pakai, kemudian mengumpulkannya dan merekatkannya dengan stapler. Lalu aku bisa menulis. Kekesalanku terhadap teman-teman sekolahku dulu (ketika masih SD), hayalan-hayalanku, bahkan aku pernah menulis sinopsis-sinopsis sinetron yang ku tonton setiap harinya (supaya aku tidak lupa), mengarang cerita-cerita hayalan layaknya anak es de lain. Aku geli mengingatnya. Terakhir ku temukan tulisan-tulisanku semasa kecilku itu pada tahun 2004. Ketika itu aku dan ibuku gotong royong membersihkan gudang di rumah nenek, yang isinya notabene buku-buku jadul dari jaman pak dhe ku sampe jamanku. Ditemukannya catatan kecilku itu, membuatku tersadar. Aku telah lama melakukan kegiatan tulis menulis ini :). Sayangnya keadaan fisik lembaran-lembaran tulisan kecilku itu sudah tak layak baca. Kusam, berjamur, bau dan usang. Maklum saja teronggok dalam gudang. Akhir nasib dari tulisan-tulisan kecilku itu ada pada tukang loak. Semua isi gudang di jual oleh si mbah, di kiloin, uangnya buat jajan rame-rame. Mengenaskan.

Menginjak remaja. Aku mengerti tentang 'suka' terhadap lawan jenis.. mengerti yang namanya 'puisi' dan hal-hal yang berbau romantisme, puitis blah blah blah...
Aku mendadak bisa menulis puisi pada kelas 1 smp. Puisi kacangan yang nilai romantisme nya cuma seharga coklat silverquin (maaf menyebutkan merk), nilai romantisme seorang anak SMP yang jatuh cinta pada kakak kelasnya yang sudah punya pacar. Hahaha... konyol bagiku setelah membacanya lagi sekian tahun kemudian. Puisi, surat cinta, cinta monyet.. adalah hal-hal lucu kalau di ingat.

Masih remaja. Masa SMA.
Aku sudah sedikit melupakan kertas sebagai media penyaluran ide-ide dan cerita-cerita ku. Aku beralih pada dunia maya (red : Blog).. dunia yang tak ada batasnya. Dunia yang hanya berbatas pada layar segiempat, keyboard dan mouse.. sebuah dunia yang kata ibu ku "dunianya wong barat". :) ibuku membenciku setengah mateng akan kegiatan baruku yang sedikit-dikit ke warnet. Oh maavkan ibu...Beberapa kali memiliki blog, isinya masih tentang dunia remajaku. Ambisi yang meledak-ledak, emosi yang pasang surut, cinta sejati yang tak kunjung tiba. hahhaha... ngeblog lah diriku ini.
Sekian laamaa... menjelang kelas 3 aku benar-benar melupakan kegiatan menulis. Entah kerasukan setan apa.. catatanku tentang kelas 3 SMA tidak berbekas. Username dan password blog juga lupa. MAmpuslah diriku.
Aku Seperti buta, tidak punya mata, tangan dan kaki kemana harus berkreasi. Musik tidak cukup sebagai pelampiasanku. Aku butuh menulis. Tidak peduli di dunia maya, kertas atau daun pisang.
Aku kosong. Hampa. Tidak ada lagi jurnal-jurnal harian yang bisa ku baca sebulan sekali. Tertawa akan isi jurnal-jurnal harianku bersama sang mantan kekasih ataupun teman-teman yang menyebalkand.

Memasuki awal kuliah hingga semester 4
KOSONG.
tetapi kadang masih menulis di lembaran notepad notebook ku. Masih tidak cukup juga.
Akhirnya... terlahir lah blog ini.
aku menulis lagi.
Apapun.

^-^
semoga akan terus bisa di kenang dan kelak akan tertawa lagi membaca tulisanku ini.

Tuesday, January 26, 2010

Sang Waktu


Waktu di nilai sangat kejam tak pernah memberi kesempatan sekalipun, pergi dan meninggalkan kita tanpa ampun.

Namun, sesungguhnya waktu atau diri kita sendiri yang begitu kejam menyia-nyiakan waktu itu sendiri. Waktu..

Seandainya dia mau menunggu. tentu kamu tidak akan dalam masa sekarang,selalu saja menunggu dalam masa lalumu.
Waktu bagiku, seperti aliran sungai yang bermuara pada laut. Tak kan pernah dia mengalir terbalik menuju hulu lagi.

Air ber arus, begitupun juga dengan waktu. Pernah kah kita merasa begitu cepatnya sebuah perjalanan kehidupan berlalu? Masa lalu, konflik dan sebuah proses kehidupan. Seringkali kita kecewa dengan waktu, merasa dia benar2 tak pernah adil. Ketika kebahagiaan malam tahun baru harus berakhir dalam sepersekian jam, kemudian ketika maut menjemput.. Waktu sangat kejam, bagimu yang tak pernah peduli terhadap waktu. Bagimu yang selalu menyia-nyiakan waktu, hingga dia tak mau lagi menoleh dan peduli terhadapmu lagi apakah kau siap dengan arus berikutnya.
Seandainya waktu mau menunggu seorang anak manusia untuk siap berjalan di usianya yang sudah di tetapkan, maka si anak tak kan pernah mencoba berjalan dengan sendirinya dan secepatnya, karena dia percaya sang waktu akan selalu menunggu dengan setianya.
Waktu tidak akan pernah menunggu apakah kau akan siap kehilangan sebuah pekerjaan yang menjadi penopang kehidupan keluargamu. Seandainya dia mau menunggu sampai kau siap, tentu kau tidak akan pernah siap.
Aku dan waktu. Begitu banyak yang ku sia-siakan setiap jam, menit dan detiknya. Setiap kedipan mata sayuku, waktu akan terus menghitung dan tak kan pernah ada jeda. Seandainya waktu mempunyai jeda, tentu akan sangat mengerikan ketika waktu memanggilmu untuk kembali pada Tuhan, jeda antara hidup dan mati. Mengerikan.
kawand, inilah waktumu untuk peduli pada sang waktu.
Tentu saja aku sebagai penulis bukan orang yang sempurna dengan tidak pernah menyia-nyiakan waktu. Aku sama seperti kalian. Selalu saja mempermainkan waktu dan membuat aturan sendiri. Dan suatu ketika sang waktu menangis padaku, memintaku untuk tidak pernah mempermainkannya. Karena hanya akan menimbulkan penyesalan. Ya, aku menyesal. Aku telah bermain-main dengan waktu. Mulai detik ini, mari kita mulai mencintai waktu.
Semoga bermanfaat. :D

Tuesday, January 19, 2010

Bermuluk-muluk tentang idealisme, hati-2 Terpenjara!

Pernah bertemu dengan orang-orang yang terlalu idealis yang kemudian memandang sebelah idealisme orang lain??
Menganggap bahwa idelisme nya adalah Tuhan dari segala-galanya, menganggap dirinya yang paling benar dan patut di acungi jempol.
Pernah saya bertemu dengan segelintir orang yang terlalu bangga pada idealisme nya dalam hal musik. Suatu ketika saya bertemu dengan dia (tidak perlu mencantumkan nama) sebut saja si A, dengan bangganya dia mengaku sebagai penyuka musik cadas macam Deathgrind. Pada saat itu saya dan beberapa kawan metalhead sedang merencanakan untuk menonton konser musik sebuah band pop ibukota. Kemudian si A mencibir, " ayolah kalian itu metalhead, kenapa nonton band begituan?".
Gosh! Tersentak saya. Sejak kapan ada hukum haram bagi metalhead untuk menonton acara musik pop? Bukankah pop, metal, punk, rock, bla bla bla adalah musik yang tercipta dari gitar, drum, bass, dan kadang juga keyboard. Bukankah sama-2 menggunakan alat musik??
ah saya tidak habis pikir. Sesempit itukah pemikiran kalian? hingga mulai mengkotak-kotak kan musik.
Idealisme yang terlalu kamu junjung tinggi justru membuatmu terpenjara, tidak berkembang untuk belajar hal lain. Istilah kasarnya boleh di katakan Cupu. Cobalah bayangkan seorang metalhead tidak mau mendengarkan musik lain kecuali metal, tidakkah dia pernah berpikir bahwa metal sendiri adalah perkembangan dari musik rock.
Mencibir dan menganggap musik lain tidak berkualitas, oh memangnya apa yang anda sudah lakukan untuk musik di dunia ini??
Saya terus terang benci setengah mampus dengan tipe2 orang seperti itu. Belajarlah dari apapun, meskipun kadang terlihat sepele, toh juga tidak haram. Saya pernah ngobrol-ngobrol dengan seorang gitaris metal handal yang patut di acungi jempol skill nya. Ketika saya bertanya apa selama ini yang menjadi influence nya untuk menciptakan sebuah karya lagu cadas berkualitas dann tidak kacangan. Tahukah anda apa yang di jawabnya? influence nya dari lagu-lagu pop biasa.. Gosh!
Percaya? saya juga tidak percaya. Tapi ini nyata.
Semuanya tidak ada hubungannya dengan idealisme ketika kamu berbicara tentang kualitas musik. Itu cuma embel-embel saja, toh yang menjadi bukti adalah kemampuan kamu. Untuk apa berkoar-koar tentang idealisme tapi nyatanya kamu tidak berkarya sedikitpun? Oh mengenaskan.

Friday, January 15, 2010

Daily need Shopping time


Daily need shopping time.. yuhUu.. it's more fun than i thought before. As if i'm a wife and a mother who shop for her family. LOL.
Hey ho! i'm just still 20 years old. What an age..
Fun. FUn. and always fun. Listing the daily need for a month, then counting my money (is it enough or not?) lol. Going to a supermarket, find the stuffs and pay for it.
Does people always need such a shopping costume?
Me? No, I don't.
just going with black leging, lamb of god tees, flat shoes and a hat = NAx.
^^
I always find peeps go to supermarket with such a complicated dress. Awtz. Are they going to a music concert or having a shopping time? ck ck ck ck.

Wednesday, January 13, 2010

Kiat-kiat menyelamatkan Bumi

Mungkin sudah tidak asing lagi mendengar slogan " go green, save our earth" dan jargon "Global warming". Dan juga sudah tidak di pungkiri lagi manusia juga merasakan panas yang semakin hari semakin mencekik kita.
Tahun ini musim kemarau lebih panjang dari musim hujan. Bayangkan saja, biasanya di bulan desember-januari kita tidak akan bisa tertawa lepas merasakan hangatnya mentari. Tapi tahun ini, matahari muncul di bulan paling dingin sekalipun. Saya bukan pengamat cuaca, tetapi saya bisa merasakannya, tentu saja. Dari dulu sejak kecil seingat saya jarang sekali matahari muncul dan tertawa terbahak-bahak di bulan desember-januari. Berarti di tahun ini adalah sebuah keajaiban, matahari tidak pernah malu lagi muncul tidak peduli ini musim dingin atau tidak. Sesungguhnya keajaiban atau awal sebuah bencana??
Saya bukan member Go green, save our earth. Terus terang belum pernah mendaftar dalam organisasi tersebut. Tapi disinilah saya, sebagai manusia yang ingin hidup nyaman di bumi, mewariskan sesuatu untuk anak cucu dan generasi penerus.
Banyak sekali himbauan-himbauan dan kiat-kiat dalam usaha penyelamatan bumi. Masih belum terlambat kawan.. Mari kita selamatkan bumi ini.
berikut ini kiat-kiat ala saya, mudah-mudahan bisa membantu:

a. Stop pembelian minuman ringan dari botol plastik ataupun kaleng.
Lebih baik membawa botol minuman sendiri dari rumah. Selain kresek atau plastik, botol minuman kaleng ataupun plastik adalah bibit sampah terbesar di bumi ini. Untungnya kita membawa botol minuman sendiri dari rumah selain menngirit pengeluaran anda, juga lebih sehat, mengingat berapa persen pengawet yang ada dalam minuman kaleng.

b. Budayakan menggunakan serbet/lap kain, bukan tissue.
Kegiatan hari-hari anda tidak pernah tidak melibatkan tissue bukan. Mulai dari sekedar mengelap keringat, aktivitas di kamar mandi, mengelap mulut dan bahkan hanya sekedar memegang makanan berminyak. Tahukah anda jika tissue terbuat dari pulp (bubur kertas) yang berasal dari batang pohon akasia dan eucalyptus yang diproses secara kimia. Untuk membuat tisu, produsen harus membuat perkebunan akasia dan eucalyptus (contohnya usaha yang dilakukan oleh PT. Musi Hutan Persada di Muara enim Sumatera Selatan ), lalu setelah pohon tersebut besar maka dilakukan penebangan untuk mendapatkan kayunya. Yang berarti suatu penggundulan hutan menyebabkan luas hutan alam semakin menyusut karena digantikan oleh Perkebunan Akasia dan eucalyptus. Berapa dosa yang anda dapatkan untuk menggunduli hutan, kemudian menyebabkan terjadinya bencana alam, dan penduduk yang meninggal dunia. Serbet atau lap kain mungkin terlihat kuno dan tidak praktis, masih perlu mencucinya. Namun apa salahnya? demi kesejehateraan dan kemakmuran bumi akan hutannya.

c. Jangan membungkus makanan, biasakan makan di tempat.
Sepertinya yang satu ini agak susah dilakukan oleh anak kost seperti saya. Biasanya anak kost suka membungkus makanan lalu di makan di tempat kost. Alasannya tentu saja supaya higienis, mengingat banyak sekali warung yang sedikit kurang bersih dalam penyajiannya. Lebih baik di bungkus, itulah prinsip anak kost. Namun jika kita melihat dari sisi lain, makanan yang di bungkus tentu saja menggunakan plastik dan kertas minyak. Bayangkan saja sehari kita makan 3 kali, maka dalam sehari kita menghasilkan 3 sampah plastik dan kertas minyak yang sulit di hancurkan. Hitunglah dalam sebulan, lalu kalikan jumlah anak kost di indonesia ini. OMG! miris membayangkannya... lebih baik masak lah sendiri, lebih hygienist.
d. Belanja dengan membawa kantong belanjaan sendiri.
Himbauan ini sudah umum sepertinya. Katakan "tidak" pada assistant supermarket ketika menawari plastik, keluarkan senjata kantong belanja ataupun tas andalan anda. Masukkan belanjaan dan keluarlah dari supermarket dengan senyum penuh kepuasan "hari ini saya sudah membantu bumi dari ancaman plastik."

e. Kurangi jajanan Snack ringan dan mulailah beralih ke jajanan tradisional.
hhehehe sedikit ngaco memang, tetapi masih bisa masuk akal kok. Ini bukanlah hal dimana saya mempromosikan jajanan tradisional, tetapi ini sebuah himbauan dan saran. ^^
Coba bayangkan berapa kali dalam sehari anda mengkonsumsi snack ringan terbungkus dalam plastik. wow! coba hitung. Sampah lagi, plastik lagi. Benar kata mbak dewi lestari, bumi ini seperti di cekik plastik. Beralihlah mengkonsumsi jajanan tradisional seperti pisang goreng, kue lapis, pukis dan bikang. Kuno? memang. Tapi setidaknya lebih aman dari snack ringan dan bahan pengawetnya. MENGERIKAN!!

Sunday, January 10, 2010

LOOKLET dan Keisenganku

Hari minggu diisi dengan menonton film kartun sudah sangat monoton bagi saya. Terbangun dari tidur tidak disambut kopi, atau segelas susu hangat.
Hari ini adalah kedua kepulangan saya kerumah yang sudah serasa lama tidak dikunjungi. haha.
Rutinitas yang tidak pernah saya tinggalkan dan di tunda-tunda di pagi adalah online. Tapi hari ini bosan. :(
Facebook sudah seperti pecel bagi saya, masak tiap hari mau makan pecel? :D
Saya juga sudah men-TAMAT-kan semua games yang di laptop saya. Lalu apa??
Tidak sengaja menemukan situs Looklet.com dari sebuah blog, dan sayangnya saya juga lupa si pemilik blog.
Bingung pertamanya. Ini situs apaan sih? Jaringan sosial atau semacam onlineshop? Di tampilan pertama saya disuguhi berbagai macam wardrobe item dan foto-foto berbagai model (terlihat seperti model tepatnya). Menilik dan memperhatikan dengan seksama...
ooo... ternyata situs ini menarik juga setelah saya sign up dan mengutak atik sebentar.
Intinya seperti ini:
1. Situs ini semacam situs untuk fashion design, create on your own idea.
2. K
ita bisa memilih model fashion kita sendiri, sesuai dengan yang kita suka
3. Kita disuguhi dan bisa memilih berbagai macam wardrobe dengan berbagai macam merk dan design.
4. Mendesign sebuah fashion look semau kita dengan mix n match wardrobe yang sudah di suguhkan tadi.
5. Mempublish dan share fashion look yang sudah kita bikin tadi.

Kita bisa jadi Fashion designer di Looklet.com. Tidak peduli kamu yang buta fashion atau penggila fashion. Kreasi dan kreatif. Menyenangkan.
:D

Dan setelah mengutak-atik, memilih model dan outfit yang tepat. inspirasi saya jadinya seperti ini :




Outfit for Rock Band members



Outfit for Carrier woman

Saya sih bukan fashion addicted. Saya selalu berpakaian secara fungsional dan melihat tujuan kemana, dan sedikit gila Branded item. Jadi di Looklet saya berkreasi, seolah-olah saya adalah sylist. hehhehe...

Saturday, January 9, 2010

Big Feast Saturday

Retiring for a while from our college activities, i and my peers just have a big feast Saturday. We've been in such horrible final examination, but it has not done yet. Going to the traditional market, bargaining about the stuff, and planning the menu of our big feast. It was almost fun.
You know what, the most pleasurable is that we made it by ourselves. :D
It was not a lavish party such a barbeque party. We just had Gurami party.
Some big grilled fish and 'lalapan'. it looks like simple but complicated since we never made it.
Diana is our chef, she is the master. We were just like a robot followed her instruction how to slice it, how to mix the seasoning, how to handle our appetite not to eat it up before it's done. LOL
It was all not only about culinary but also a village visiting.

Luluk is slicing the mango.. :D


Go! GO! grilled..


Voilaa.... It was done. WooHoo Yummy


Rambutan will be our desert

Yummy!

@Rambigundam river

Which of Whose?

guess what it is. :P


I prefer to be a photographer than a model.
LOL.



Tuesday, January 5, 2010

2009 Last record

Hello world.
Yay. It's been 01/05/2010, but i don't tell you anything about my last trip in Bali. Well, forgive me. I just got my examination after back from Bali last December.
Actually we (me and my boyfriend) had planned about going to Bali at the end December 2009. We wanted to have a great new year eve at Kuta beach. I bet you ever had such a moment, but never had we. lol.
Seriously, i never been to Bali at new year eve. That was my first time, and Wonderful.
:)
Let me just share you some photographs have been captured during my trip.









Believe it or not. We went there by riding motocycle from Java island to Bali which i dunno the distance approximately. It spent not more than 8 hours arrived at Kuta beach.
It was so tired, mad and cool!! Beach, ferryboat, fireworks, beer, blue sky...
Those pics are just some parts of my documentary.
Unfortunately after back to Jember city i have to get final examination. huft..
i'll be missin' Bali so mux..

2010 Stuff Wishlist

OMG! i dunno wat time it is, just finding myself surfing on some blogs.

Awesome! really Awesome! Read and analyze those unique and fashionable person. yay! this is already 2010 dude..
let's make some wish lists. anyway i prefer some new stuffs this year.
well check this out babe..



-----> 2010 Wishlist <-------

# Canon CAMDIG - I have been addicted to photopgraphy, so i need camera.
# Axioo netbook - well i don't mean to kick my old acer notebook off, but really, i need a new, tiny and portable stuff such a netbook. but trust me, i won't kick my old notebook away if i get it.
# Emerica Shoes - a new branded shoes sure! want it so mux...
# Nokia E56i - Did i lost my mobile phone? Nope. but i just need da new one. and trust me more, i won't kick my old stuff off. :)
# Rectoverso Novel - yay! although it's just a book, but it's quite expensive dude.. huft.
#
Band tees - Am i sure? am i kidding? not i am not. yup, i need the t-shirt, but the original one from USA. whooaa... that's my favorite band.

Woohoo. Is that all enough with my money? I shoul work harder and harder.. to get those.
YaY!

So what is your wish lists dude?

Tuesday, December 29, 2009

Aku siapa. Siapa aku.

aku menemukan diriku adalah 50 % berbalut Ego, 35% Logika dan sisanya memakai perasaan.
manusia macam apah akuh inih???

Monday, December 28, 2009

"Google" di mata saya

Layaknya seperti anak kecil yang selalu dipenuhi pertanyaan dan keingintahuan dalam benaknya, sudah menjadi hal lazim si anak tersebut bertanya segala hal kepada ayah-ibu nya. Dan karena kesibukan masing-masing orang tua, maka si ayah atau si ibu akan menjawab sekenanya saja pertanyaan tersebut. Dan sudah saatnya lah para orang tua tersebut menyuguhkan google sebagai teman belajar yang tepat bagi si anak.

^-^
Ilustrasi diatas mungkin lebih tepat dijadikan sebagai iklan. Ah tapi tentu saja Google tidak perlu iklan untuk mempopulerkan dirinya. Tidak ada alasan untuk tidak bertanya pada google. Bahkan saya pernah menemukan google di patenkan dalam browser anda sebagai search engine pertama. Mungkin anda dan saya adalah barisan orang pertama yang selalu menomorsatukan google dalam setiap penjelajahan di dunia maya. Tidak disangka selama ini Google adalah sosok penolong dalam kehidupan saya dan mungkin juga anda. Pengalaman yang paling berkesan akan keberadaan google adalah ketika ujian berlangsung. Jika dalam keadaan kepepet, saya cukup connect to google melalui handphone. Lalu membentanglah semua informasi bahkan jawaban ujian yang di perlukan. Terimakasih Google. ;)
Saya dan Google. Google dan saya.
Singkat kata sepertinya kita sudah menjadi teman, bahkan dia adalah sosok Guru Besar bagi saya. Dulu saya terbiasa bertanya tentang suatu hal yang belum saya ketahui kepada ayah-ibu saya, atau kepada teman yang pengetahuannya lebih luas di banding saya. Namun sejak mengenal google, kemudian kencan berlarut-larut. Saya memutuskan untuk menomorsatukan dia. Membiasakan diri bertanya lebih dulu ke google daripada ke orang lain. :)
Karena Google lebih pintar dari kalian semua. hehe
Jika membayangkan Google ini adalah sebuah sosok manusia. Di benak saya dia adalah seorang anak laki-laki dengan badan ceking, berkemeja rapi namun tidak terlalu necis, rambut cepak tidak klimis, menggunakan celana jeans biru casual dan sepatu fantovel hitam. Sederhana namun cerdas, tidakk banyak bicara namun berisi.
Imajinasi sosok google tersebut saya definisikan dari tampilan google itu sendiri.


Sederhana namun luas di dalamnya. :)
Saya selalu berandai-andai bagaimana mungkin didalam pintu kecil google bisa menyimpan jutaan bahkan milyaran file-file dalam kurun waktu yang lama dan absolut permanen. Ck ck ck ck. Singkat kata, google itu mini library tapi menyimpan jutaan buku dan dokumen-dokumen bermanfaat bagi kita semua. Google bisa juga seperti kompas penunjuk arah, atau peti harta karun atau bahkan sebuah kunci membuka pintu manapun. ^-^
haha.. imajinasi saya terlalu tinggi sepertinya. Terus terang saya begitu mengagumi search engine yang satu ini. Tidak bisa membayangkan bagaimana server google tersebut.
Waaah... seandainya saya berkesempatan untuk mengunjungi kantor besar perusahaan yang ini, yang pertama akan saya kunjungi adalah ruang server nya. Meskipun berkali-kali saya melihat ruang server google melalui gambar, saya tidak pernah puas. Ingin melihat dan meraba dari dekat, perusahaan raksasa ini.
Dan inilah kerajaan google :





I LOVE GOOGLE! :D

Thursday, December 24, 2009

Koin atau Kubus?


OR



"Each coins has two sides."

Saya pernah membaca quotation itu di salah satu status update di facebook teman saya. Entah dari mana teman saya mendapatkan quotation tersebut.
Dan menariknya, kata-kata itu benar-benar tidak sekedar mampir di kepala saya, tapi terus mengiang-ngiang dan berulang kali berteriak dalam benak saya. Iya memang, kata-kata itu merepresentasikan saya secara tidak langsung, i like this!
Memang benar, setiap koin pasti punya dua sisi, tentunya sisi-sisi tersebut berbeda. Satu sisi dengan gambar burung misalnya, dan sisi lain mungkin bertuliskan angka.
Dan mungkin seperti itulah gambaran manusia. Manusia dengan kesempurnaan akal dan pikirannya, melahirkan sifat dan sikap yang berbeda-beda. Mungkin kalian pernah bertemu dengan seorang ibu yang begitu ramah, lembut dan bersahaja kepada setiap tetangga, namun ketika mengunjungi rumahnya, betapa kagetnya kalian ternyata dia begitu keras dan disiplin dalam mendidik anak-anaknya.. :)
Dan begitupun juga saya. Saya adalah Koin dengan dua sisi, mungkin bahkan sebuah kubus dengan berbagai macam warna pada setiap sisinya. Kau tidak akan menemukan sosok Nax yang kau kenal di kampus ketika kau berkunjung kerumahku, atau ketika aku sedang beraksi diatas panggung dengan Bandku, atau mungkin ketika aku sedang mengajar di sebuah bimbel, atau mungkin ketika aku sedang berhadapan dengan layar laptopku sedang mentranslate materi-materi pesanan klienku dan mungkin juga ketika aku kongkow bersama teman-teman metalhead jember.
Dan sungguh, itu semua adalah Saya. Apapun bentuk yang kamu temui, itu adalah bentuk saya. :)
Kombinasi antara warna-warna yang pada dasarnya adalah putih.
Saya bisa menjadi A dalam keadaan A, dan bisa menjadi B ketika suasana B, tentu saja bisa tiba-tiba menjadi Z. Apakah saya bunglon? Tentu tidak. Saya hanya berusaha flexibel dalam segala hal. Ketika dirumah, berkumpul dengan keluarga saya, tidak mungkin saya mencampur adukkan urusan-urusan berbau musik metal favorit saya. Begitu juga ketika sedang mengajar murid-murid saya, mana mungkin saya akan menawari mereka sebatang rokok dan sebuah jamuan liquor.

Flexibility is a perfection.
Jangan tiru atau mengquote kata-kata di atas. Itu bukan quotation dari orang hebat yang terabadikan namanya di dunia ini. Itu adalah milik saya. :)
Murni milik saya. Terlahir dari sisi-sisi kubus saya.
Silahkan warnai kubus-kubusmu, apapun warnanya. Atau silahkan juga gambari koin-koin pada dirimu, dengan gambar apapun. Dan itulah dirimu.
Selamat menggambar dan mewarnai kawand... ^^

!gracias!

Tuesday, December 22, 2009

Angel Numbers

Iseng-iseng baca-baca di blog nya mbak dee (dewi lestari).. hem saya jadi ikut-ikutan browsing tentang Angel numbers.
Penasaran. Apakah salah satu angka-angka yang melekat dan menjadi simbol hidup saya termasuk dalam angel numbers? hehe. Kali aja pin atm, tanggal lahir, atau bahkan nomer hape saya termasuk. Nah Nah.. setelah di cari akhirnya ketemu juga.
Bener kand.. kalau 6 digit belakang nomor hape saya termasuk angel numbers.
Whad a Surprise! :)
yang artinya adalaah.... Teng Toweng! berikut ini:


222 - Our newly planted ideas are beginning to grow into reality. Keep watering and nurturing them, and soon they will push through the soil so you can see evidence of your manifestation. In other words, don't quit five minutes before the miracle. Your manifestation is soon going to be evident to you, so keep up the good work! Keep holding positive thoughts, keep affirming, and continue visualizing.

866 - You are about to part ways with something in your material world, such as selling a possession. If you do not intend to lose or sell anything in your material life, you can change your thoughts and alter this direction. However, if you are intent on selling or detaching material in your life, consider this a sign that your wish is about to come true.

Percaya Gak percaya sih.. hehe tapi seru lah buat seru-seruan di menit-menit terakhir hari ini. :D

Monday, December 21, 2009

Does it Guarantee your life next?

The thing almost made me bewildered is the adolescents (in my city) still debates their enormity from such a kind of fashion, branded, and money.
i dunno what's on their mind, proud at their old branded shoes, their parent's car, their band tees, and bla bla bla, something diddly. LOL
Why don't they proud on what's on their mind? behavior or knowledge that should be important to the next future. Old branded shoes does not guarantee your life in the future, dude. Not at all.
i was giggling for a minutes while finding a friend of mine was debating his branded shoes with his peer. Both of them were mocking each others. One said that the shoes was not exist and old stuff. But the other said it wasn't matter, however he did not have it one. Oh my goodness! what the fuck are these people talking about??
I made such a speculation, is it caused by the high-lifestyle among the adolescents? Nope. I don't think so. High lifestyle is not like that, is it? We live in suburb, and most of the adolescents wanna be looked like the Urbans, mr/ms always-know-pretend to know everything.
They copy the Urbans style without figuring whether it is acceptable and suitable in suburb. That's the thing dude.
I am a band members. I know how my peers try so hard to be looked like the western band's member. They buy the original t-shirt band by ordering and shipping, use the same branded with their idol, have the same hair style with them.. What a fucking and silly thing!
You don't have to be looked like them dude, just be You. Show who you are. Sometimes i feel i have been affected with them too. They insisted me to have the original tees band (it's quite expensive if you order it via website, sure), they offered me such a kind of high branded shoes, and i could get it cheaper than the original price. Those stuffs, the needs used to try smotherinng me with the updated versions each month. And i had to spend my saving money. And finally I stopped. That was me. I had thought, that was only one of my phases. It is okay for you all to be like them, but if it is permanent i am affraid not.
HufT..
Now, what is on my mind is how to reupdated my knowledge and min. Fashion, branded or something silly else is not too important. Everyone can update their wardrobe, change their hair style, buy the new shoes easily and affordable, but updating your mind is not!
Don't you wanna follow my style dude? it's pure indonesian style from jember, allright?
haha LOL.

Tuesday, December 15, 2009

METAL?? Harus alkohol dan tatto?? LOL

beberapa waktu lalu seseorang mencibir (tepatnya) pada saya.
"nax, kamu gak tattoan? duh kurang metal kamu!"
he. geli saya mendengar kata-kata itu.

Juga, pernah seorang teman lama menyindir saya ketika para metalhead jember nongkrong dan mabok bareng, " wah si nax sekarang gak asyik lagi. gak kayak dulu, doyan minum.." Lagi-lagi saya cuma tersenyum mendengarnya.

I was a Drunk aholic.
I was a Smoker.
But that was me.. IT WAS! dulu saya ndak bisa bubuk kalo ndak "ngebul" dulu. Dulu saya doyan ngabisin duit hanya untuk memuaskan hasrat dengan berbotol-botol alkohol.
Tapi itu dulu.
Saya ndak munafik. Saya TOBAT. ah bukan kata TOBAT yang tepat sebenernya. saya baru saja menemukan apa yang cocok dan saya mau. :D
Dulu saya juga penggemar seni tatto. sangat dan sangat menggemari gambaran-2 di kulit manusia. :D
hampir saja merelakan lengan kiri saya di gambari oleh tukang tatto. :D
ah tapi itu dulu!
:D

dan pernyataan dari orang-orang yang paling menggelikan adalah, "ndak mabok, ndak metal!". "NDak tattoan ndak metaL!"
ehheheh geli.
menurut saya, untuk apa ber tatto seluruh badan, kalo cuma niatnya biar di anggep METAL. he. saya suka musik metal. saya ndak bertato. saya berhenti minum dan rokok. So what's wrong?
saya punya 180 GB koleksi video dan mp3 musik-2 cadas dari europe, asia, america. Saya punya band Metal. So what's wrong??
judgement yg seenak jidat, dan pemikiran yang sempit membuat mereka melontarkan kata-2 yang gak Elit sama sekali. Jujur saja saya masih mengagumi seni tatto, setiap garis dan coretannya pada kulit kita, terus terang sangat menggugah selera. ^^
tapi bukan sembarang gambar yang saya kagumi, hanya gambar-gambar yg meaningful dan gak asal coret tentunya. bagi saya, coretan di tubuh itu permanen, tentu saja gak sembarangan mencorat coretnya. Kudu Meaningful dan bisa di kenang sampai tua, minimal ketika tua nanti kita gak akan menyesal telah menggambar tatto itu di tubuh kita. :D

tapi kalo masalah minum dan rokok? hemmm beda persepsi mah.
mungkin dulu masih terbawa emosi meledak-ledak, mencari jati diri, apapun saya embat. demi merasakan sesuatu. tapi lambat laun, saya merasa kurang cocok dengan aktivitas satu itu, what for?? memikirkan, apa yang baik buat otak dan tubuh saya nanti sampai tua.. menyayangi tubuh mungil ini yang cuma satu doank. kalo rusak berabe entar. :D
saya bukannya straight edge yang anti alkohol, harus vegan.. bla bla bla. tidak! saya bukan straight edge. saya menganut prinsip saya sendiri, yaitu menyayangi tubuh mungil saya ini, yang cuma sekali pakai. kalu rusak udah gak bakalan bisa di perbaiki. jadi, lebih baik menjaga. Ya tOh??
Susah memang awalnya mendapatkan tekanan dan konspirasi dari kawan-kawan metalhead yang udah tahu asal usul saya kek gimana. tapi, itulah hebatnya saya! saya mampu melewatkan cemoohan dan sindiran tentang "kurang brutal lah", "ndak metal lah". "straight edge" lah... apalah.. hehe. semuanya mental dari kepala saya. HEbat kand?
mungkin sebagian orang bakalan gengsi di cemooh seperti itu, akhirnya mereka balik lagi seperti awal. tapi saya adalah saya. no one can change my mind.

ah saya gak perlu sampe TATTOan, mabok-2an supaya di akui sebagai anak metal.
Begini saja.. sederhana saja. memainkan musik saya, dan melontarkan lirik-2 saya dengan apa adanya. ndak ribet, ndak ngotot, dan tentunya cerdas (narsis dikit gak papa yaaa) hehe.
MInd. sekali lagi. Prinsip saya adalah MIND. sering kali saya tertipu dengan style dan tatto2 begituan, setelah di ajak sharing musik eh malah buntu (maaf bagi yang tersinggung).
Ah gak perlu ngotot supaya di lihat metal ato cadas en sangar, Aura mu pasti gak akan pernah bohong. kalo jiwamu mengatakan cadas, ya jadilah kamu orang yang cadas (bisa saja gak bertato). Tatto bukan berarti cadas loh... ( maaf lagi bagi yang merasa tersinggung).
Saya justru sangat kagum terhadap seseorang yang sengaja mentatto dirinya dengan maksud dan tujuan "Nyeni" dan "meaningful". two thumbs up deh buat orang yang kayak gitu.
:D

yaa wess lahh.. intinya! ini saya! suka musik cadas, punya band metalcore, tapi ndak bertatto, ndak ngerokok, ndak mabok, IPK saya 3,28, dan saya adalah seorang mahasiswa s1 dengan part time job sebagai translater dan tentor les.
HEy, masih ada kah cewek seperti saya di dunia ini?? ayo kalo ada gabung! :D

I am proud being "Wong Jowo"

menjadi "wong jowo" menurut saya sangat sulit. Di luar pulau jawa, Wong Jowo di banggakan dan di hargai karena "toto kromo" atau juga "unggah-ungguh"nya.
Saya sebenarnya bukan Native Javanese. Saya adalah bentuk blasteran dua budaya di indonesia ini, hehe.. percampuran antara budaya indonesia tengah dan jawa. Sulawesi dan Jawa tepatnya.
Masa kecil saya lebih banyak di habiskan di tanah Sulawesi, dimana di daerah saya tersebut terdapat berbagai macam suku bangsa indonesia. Mulai dari Jawa, Batak, Jakarta, Bali, Lombok dan laen-laen lah. Sangat menyenangkan sekali mengingat masa kecil saya di lalui bersama teman-teman dari berbagai suku yang notabene mereka ada di tanah Sulawesi karena mata pencaharian orang tua mereka. Kami dulu sewaktu kecil sangat culun, kental dengan logat daerahnya masing-masing namun berada dalam satu sekolah. Lucunya, kalau sudah ada "adegan berantem" sewaktu kecil, kami sering menggunakan cemoohan bahasa lokal kami.
hehe. Tentu saja lawan bicara kami yg berbeda suku tidak mengerti.
Hal yang paling saya ingat ketika kecil dan menjadi "wong jowo" di tanah sulawesi adalah.. teman-teman kecil saya selalu mengejek saya ketika berbicara menggunakan bahasa jawa. Mereka bilang Wong Jowo itu terlalu kalem, kalau ngomong seperti berbisik-bisik. hahaha.
Tentu saja kalah dengan logat batak ataupun Bugis yang kebanyakan rate speed pembicaraan mereka cepat dan kasar. Wah! itulah susahnya jadi wong jowo di tanah sulawesi.
Tapi tidak selamanya jadi wong jowo itu susah di luar pulau sana. saya masih ingat betul, bagaimana warga sekitar rumah saya sangat menghargai Wong Jowo, meskipun dia cuma seorang guru SD. Ibu saya. adalah seorang guru SD, tapi beliau cukup di hargai dan di hormati di daerah rumah saya. Warga sekitar sering menyapa ibu saya dengan sebutan, "bu guru". hehe. padahal kalau di jawa prestige seorang guru itu biasa saja. tapi disini, berhubung yang jadi guru itu wong jowo jadinya di hargai.
Wong Jowo penuh dengan kesantunan, unggah ungguh, toto kromo atau apalah yang jarang-jarang di punyai oleh suku lain. Wong Jowo memiliki kebudayaan yang patut di banggakan seperti wayang, batik yang cenderung membutuhkan kesabaran dalam melakukannya.
Saya bangga menjadi Wong Jowo!
dan saya bangga kini saya bisa hidup dan berdiri menghirup tanah jawa, tanah kelahiran saya yang lama saya tinggalkan.. disini serba murah, kehidupan yang modern ( meskipun tidak semodern british).
hehe. meskipun cari kerja di jawa itu susah, dan penduduknya banyak yang korupsi, saya tetap mencintai jawa. seperti saya mencintai ibu saya yang orang jawa. :D
begitupun juga dengan cita-cita rumah tangga saya. saya sangat dan sangat ingin mendapatkan suami yang pure javanese. hehehhe
Bapak saya sering bilang, "untuk apa kamu hidup di jawa, toh jawa tidak pernah bisa memberikan kamu penghasilan yang banyak". TETAP! saya tetap mencintai jawa. Meskipun suatu saat nanti kelar kuliah saya akan cabut dari jawa, tapi suatu nanti saya pasti akan kembali ke jawa, untuk membeli Tanah Jawa ku ini..
HIDUP WONG JOWO!!