Monday, February 22, 2010

I'M back with thousand smiles.. :D


Geez.. i think i don't write for a long time in diz blog. Oh my..

many things had happen. Here you go, i'll tell you dat one of my 2010 wish lists is being real. I got new camera. Yup! a cheap pocket camera, but help me full. Ya know what, i also got a new haircut. Uhm.. although it's still messy but i love anyway. Next time i'll have my straight hair soon. I miss da straight hair. *drumroll*
DO you like my pic above? it's da newest pic i took with my new camera.
Eh yaaa......... i took my room picture while messed up. humpt, do not Laugh a load knowing my messy room.
Yihaaa... here you go!!
that is my desk which is made from a bookshelf. LOL



And that's the things on my desk. You may say that i'm addicted to books. Yeah apparently. :P

Tuesday, February 16, 2010

BooYa!

uh! it has been long time no leave any writings in this blog. I think i have no time and idea to write. Now you can say i am in the mood to write.
Well, where am i able to start from?
I just spend the valentine day at Banyuwangi, East Java with some couple of friends. We had a show on a small gig named Metal VS Pop gig. Anyway it was awesome. The gig totally made us sweaty, satisfied and amused. It was the most craziest gig i ever had.

uhm, i'm sick. I'm sick to write a thing.
well gud bye..

c ya with some photos on next posting.

XOXO

Tuesday, February 2, 2010

Quotation of the day



"The camera doesn't make a bit of difference. All of them can record what you are seeing. But, you have to SEE."

Ernst Haas

Wednesday, January 27, 2010

Menulis


Menulis adalah serangkaian kegiatan yang ku mulai dari berandai-andai, hayalan, sesuatu yang mainstream, pikiran selintas atau bahkan sebuah dendam masa lalu, :D lalu di lanjutkan dengan proses pendahuluan sebuah kalimat awal, berfikir ulang dan berulang-ulang; kadang juga mengalir apa adanya. Setelah tercipta serangkaian frase dan kalimat biasanya aku mulai merevisi. Aku adalah orang yang gemar merevisi, katakanlah aku perfeksionis. :D tidak ingin ada cacat sedikitpun. Ah tapi tetap saja manusia bernoda. :P Aku tidak sesempurna itu.
Menulis..
Adalah hal yang membingungkan bagiku. Harus menggunakan bahasa yang mana?
Ketika aku menulis dan menggunakan bahasa asing (bahasa inggris : english) maka hilanglah style dan gaya bahasa indonesiaku. Menyedihkan. Sebaliknya juga, menulis dalam bahasa indonesia secara terus menerus membuatku tidak berkembang (perkembangan bahasa inggrisku).

Menulis... yang ternyata baru saja ku sadari aku telah melakukannya sejak kecil, semenjak aku bisa menulis (kata ibuku). Masih ku ingat aku begitu gemar menulis diary (buku harian) dalam lembar-lembar terakhir buku tulisku, bahkan buku paket pelajaranku (semacam modul). Di sebabkan ibuku tak pernah mengijinkanku membeli buku harian (seperti orang dewasa saja katanya). Kadang aku harus merobek lembaran-lembaran buku tulis kakakku yang tidak di pakai, kemudian mengumpulkannya dan merekatkannya dengan stapler. Lalu aku bisa menulis. Kekesalanku terhadap teman-teman sekolahku dulu (ketika masih SD), hayalan-hayalanku, bahkan aku pernah menulis sinopsis-sinopsis sinetron yang ku tonton setiap harinya (supaya aku tidak lupa), mengarang cerita-cerita hayalan layaknya anak es de lain. Aku geli mengingatnya. Terakhir ku temukan tulisan-tulisanku semasa kecilku itu pada tahun 2004. Ketika itu aku dan ibuku gotong royong membersihkan gudang di rumah nenek, yang isinya notabene buku-buku jadul dari jaman pak dhe ku sampe jamanku. Ditemukannya catatan kecilku itu, membuatku tersadar. Aku telah lama melakukan kegiatan tulis menulis ini :). Sayangnya keadaan fisik lembaran-lembaran tulisan kecilku itu sudah tak layak baca. Kusam, berjamur, bau dan usang. Maklum saja teronggok dalam gudang. Akhir nasib dari tulisan-tulisan kecilku itu ada pada tukang loak. Semua isi gudang di jual oleh si mbah, di kiloin, uangnya buat jajan rame-rame. Mengenaskan.

Menginjak remaja. Aku mengerti tentang 'suka' terhadap lawan jenis.. mengerti yang namanya 'puisi' dan hal-hal yang berbau romantisme, puitis blah blah blah...
Aku mendadak bisa menulis puisi pada kelas 1 smp. Puisi kacangan yang nilai romantisme nya cuma seharga coklat silverquin (maaf menyebutkan merk), nilai romantisme seorang anak SMP yang jatuh cinta pada kakak kelasnya yang sudah punya pacar. Hahaha... konyol bagiku setelah membacanya lagi sekian tahun kemudian. Puisi, surat cinta, cinta monyet.. adalah hal-hal lucu kalau di ingat.

Masih remaja. Masa SMA.
Aku sudah sedikit melupakan kertas sebagai media penyaluran ide-ide dan cerita-cerita ku. Aku beralih pada dunia maya (red : Blog).. dunia yang tak ada batasnya. Dunia yang hanya berbatas pada layar segiempat, keyboard dan mouse.. sebuah dunia yang kata ibu ku "dunianya wong barat". :) ibuku membenciku setengah mateng akan kegiatan baruku yang sedikit-dikit ke warnet. Oh maavkan ibu...Beberapa kali memiliki blog, isinya masih tentang dunia remajaku. Ambisi yang meledak-ledak, emosi yang pasang surut, cinta sejati yang tak kunjung tiba. hahhaha... ngeblog lah diriku ini.
Sekian laamaa... menjelang kelas 3 aku benar-benar melupakan kegiatan menulis. Entah kerasukan setan apa.. catatanku tentang kelas 3 SMA tidak berbekas. Username dan password blog juga lupa. MAmpuslah diriku.
Aku Seperti buta, tidak punya mata, tangan dan kaki kemana harus berkreasi. Musik tidak cukup sebagai pelampiasanku. Aku butuh menulis. Tidak peduli di dunia maya, kertas atau daun pisang.
Aku kosong. Hampa. Tidak ada lagi jurnal-jurnal harian yang bisa ku baca sebulan sekali. Tertawa akan isi jurnal-jurnal harianku bersama sang mantan kekasih ataupun teman-teman yang menyebalkand.

Memasuki awal kuliah hingga semester 4
KOSONG.
tetapi kadang masih menulis di lembaran notepad notebook ku. Masih tidak cukup juga.
Akhirnya... terlahir lah blog ini.
aku menulis lagi.
Apapun.

^-^
semoga akan terus bisa di kenang dan kelak akan tertawa lagi membaca tulisanku ini.

Sikap Bijak Saat di Pantai

1.Jangan membuang sampah di pantai atau di laut

Selain mengotori pantai dan laut, juga dapat menyebabkan kematian biota laut. Salah satu contohnya adalah kematian penyu akibat menelan sampah plastik yang dibuang oleh pengunjung pantai. Sampah tersebut tidak dapat dicerna oleh penyu.

2. Tidak membeli awetan satwa laut

seperti penyu, taring ikan duyung dsb. Hal ini dapat menyebabkan kepunahan satwa-satwa tersebut karena terjadi eksploitasi secara berlebihan.

3. Tidak membeli cenderamata dari aneka kerajinan terumbu karang

Melakukan hal tersebut merupakan salah satu dukungan terhadap eksploitasi terumbu karang yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan lingkungan.

4. Tidak menangkap ikan menggunakan bahan peledak/zat kimia

Hal ini dapat mengakibatkan rusaknya terumbu karang. Selain itu, dapat menyebabkan mematikan spesies lain yang bukan target sehingga merusak tatanan biota di laut.

5. Jangan menginjak atau memegang terumbu karang saat menyelam

Hal ini dapat membunuh satwa karang, sehingga pertumbuhan karang bisa terhambat. Dalam satu tahun karang tumbuh hanya beberapa cm, jika terhambat akan semakin sulit karang untuk tumbuh.Terumbu Karang merupakan suatu ekosistem yang tersusun atas berbagai hewan dan tumbuhan dengan warna, bentuk dan ukuran yang bervariasi. Karang sendiri merupakan endapan kapur (CaCO3) yang diproduksi oleh satwa karang dan simbiosis sebagian satwa karang dengan alga (Terangi; Patria, MP.; Sukmara, et al., 2001).
Terumbu karang memiliki banyak fungsi. Salah satu fungsinya adalah sebagai tempat berkembang biak ikan. Selain itu, juga sebagai penghalang dan pemecah gelombang yang melindungi pantai dari erosi dan banjir pantai, sehingga warga sekitar pantai bisa aman dari gangguan gelombang tinggi.
Jika rusak, tentunya terumbu karang tidak dapat menjalankan fungsinya secara optimal sehingga dapat menyebabkan bencana bagi manusia sendiri. Ingat karang yang kita nikmati sekarang ini umurnya telah mencapai ribuan tahun. Jika rusak harus menunggu waktu lama untuk kembali ke kondisi yang baik.

(www.profauna.org)



: gambar di atas pemandangan sampah di pantai kuta seusai malam tahun baru :

Tuesday, January 26, 2010

City and Colour - Against this grain

Against this grain

artist : City and Colour
album : Bring me your love

You need not, to climb mountaintops
You need not, to cross the sea
You need not, to find a cure
for everything that makes you weak.

You need not to reach for the stars,
when life becomes so dark
and when the wind
does blow against the grain
you must follow your heart
you must follow your heart

when all your friends
have come and gone
and the sun no longer shines
and the happiness for which you long
is washed away, like an oceans tide
when all the hard times, outweigh the good
and all your words are misunderstood

when the day seems lost from the stars
you must follow your heart
you must follow your heart

If you feel, you paid the price
and your wounds should cease to heal
and everything you love in life,
spins like a winding wheel
if you should wake, to find you're abandoned.
and the road you travel, leads to a dead end

when death creeps in, to play it's part.
you must follow your heart
you must follow your heart


Sebuah komposisi musik yang sederhana secara musikalitas tetapi mempunyai kekuatan pada liriknya. Ciri khas musik ciptaan Dallas Green memang kental, mengusung unsur akustik, folk, dan alternative country. Lirik yang memberikan inspirasi dan semangat yang tinggi dalam lagu ini. Lalu kenapa saya mencantumkan gambar seorang loper koran berseragam sekolah?
Lagu ini pas dan cocok sekali penggambarannya tentang sebuah penyulutan semangat untuk seseorang yang berjuang keras tengah meniti cita-cita, merasakan kerasnya kehidupan. Bahu kanan dan bahu kiri tak pernah bergerak seimbang, langkah yang gontai menyisakan harapan semu. Antara Keyakinan dan putus asa.
Sumpah! Saya pengen nangis membayangkannya.

You need not, to climb mountaintops
You need not, to cross the sea
You need not, to find a cure
for everything that makes you weak.

Tak perlu kau mendaki ke puncak gunung
Tak perlu kau menyebrangi samudra
Tak perlu kau mencari obat hanya untuk sesuatu yang kan buatmu tak berdaya.

If you feel, you paid the price
and your wounds should cease to heal
and everything you love in life,
spins like a winding wheel
if you should wake, to find you're abandoned.
and the road you travel, leads to a dead end

YOU MUST FOLLOW YOUR HEART!!

Dallas green menekankan = YOU MUST FOLLOW YOUR HEART dalam setiap akhir reff nya.

Pas banget di dengerin malam-malam menjelang tidur, sambil menceritakan dongeng kepada anak-anak anda, atau sambil membaca buku cerita bersama sang adik. ^^
Terus terang, itu keinginan pribadi saya.. bercengkrama with my beloved lil sistha.. berbagi cerita betapa tidak enaknya menjadi orang dewasa. ah! Aku kangen adekku. Sumpah setengah mateng!! :D

Sleep tight.


XOXO

-nax-

Sang Waktu


Waktu di nilai sangat kejam tak pernah memberi kesempatan sekalipun, pergi dan meninggalkan kita tanpa ampun.

Namun, sesungguhnya waktu atau diri kita sendiri yang begitu kejam menyia-nyiakan waktu itu sendiri. Waktu..

Seandainya dia mau menunggu. tentu kamu tidak akan dalam masa sekarang,selalu saja menunggu dalam masa lalumu.
Waktu bagiku, seperti aliran sungai yang bermuara pada laut. Tak kan pernah dia mengalir terbalik menuju hulu lagi.

Air ber arus, begitupun juga dengan waktu. Pernah kah kita merasa begitu cepatnya sebuah perjalanan kehidupan berlalu? Masa lalu, konflik dan sebuah proses kehidupan. Seringkali kita kecewa dengan waktu, merasa dia benar2 tak pernah adil. Ketika kebahagiaan malam tahun baru harus berakhir dalam sepersekian jam, kemudian ketika maut menjemput.. Waktu sangat kejam, bagimu yang tak pernah peduli terhadap waktu. Bagimu yang selalu menyia-nyiakan waktu, hingga dia tak mau lagi menoleh dan peduli terhadapmu lagi apakah kau siap dengan arus berikutnya.
Seandainya waktu mau menunggu seorang anak manusia untuk siap berjalan di usianya yang sudah di tetapkan, maka si anak tak kan pernah mencoba berjalan dengan sendirinya dan secepatnya, karena dia percaya sang waktu akan selalu menunggu dengan setianya.
Waktu tidak akan pernah menunggu apakah kau akan siap kehilangan sebuah pekerjaan yang menjadi penopang kehidupan keluargamu. Seandainya dia mau menunggu sampai kau siap, tentu kau tidak akan pernah siap.
Aku dan waktu. Begitu banyak yang ku sia-siakan setiap jam, menit dan detiknya. Setiap kedipan mata sayuku, waktu akan terus menghitung dan tak kan pernah ada jeda. Seandainya waktu mempunyai jeda, tentu akan sangat mengerikan ketika waktu memanggilmu untuk kembali pada Tuhan, jeda antara hidup dan mati. Mengerikan.
kawand, inilah waktumu untuk peduli pada sang waktu.
Tentu saja aku sebagai penulis bukan orang yang sempurna dengan tidak pernah menyia-nyiakan waktu. Aku sama seperti kalian. Selalu saja mempermainkan waktu dan membuat aturan sendiri. Dan suatu ketika sang waktu menangis padaku, memintaku untuk tidak pernah mempermainkannya. Karena hanya akan menimbulkan penyesalan. Ya, aku menyesal. Aku telah bermain-main dengan waktu. Mulai detik ini, mari kita mulai mencintai waktu.
Semoga bermanfaat. :D